SEX

imagessexKalau kita menyebutkan nama alat kelamin kita, orang akan menganggap kita kurangajar, atau kalau kita masih anak-anak, maka kita pasti akan ditampar oleh orangtua kita. Padahal itu ‘kan memang namanya, kayak: jantung, paru-paru, tulang, darah, daging, mata, telinga, hidung, mulut, dan lain-lainnya ?!

Sekalipun kita sudah dewasa, untuk membicarakan masalah yang satu ini kelihatannya masih perlu sembunyi-sembunyi, kayak maling. Lebih-lebih kalau dalam kumpulan orang-orang beragama, maka kita akan ditakut-takuti dengan dosa. Kelamin kita ini kayak bikinannya setan, bukan bikinannya TUHAN, ya?!

Tapi sex juga nggak bisa dibilang baik lho; seringkali menciptakan kasus-kasus perkosaan, perceraian, perkelahian, bahkan belakangan ini telah menyeret artis-artis terkenal seperti Ariel Peterpan masuk penjara gara-gara video pornonya.

Berarti sex itu memang jahat? Eih, tunggu dulu! Kita ini dilahirkan, ya dari sex lho. Penduduk dunia yang berjumlah 6 milyar, masih ditambah dengan nenek-moyang kita yang sudah mati-mati, semuanya hasil dari sex juga. Dan semua benda yang ada di sekitar kita seperti: mobil, sepedamotor, komputer, pesawat terbang dan lain-lainnya ada ya karena adanya sex. Nggak ada sex nggak ada kita dan nggak ada apa-apa. Dunia akan kosong melompong, kayak di hutan Jati. Bahkan monyet, anjing, kucing, Harimau, dan binatang-binatang yang dilahirkan dari hubungan sex nggak akan ada. Iya nggak?!

Jadi, gimana nih? Termasuk baik atau jahat, ya? Atau, ada yang tidak menginginkannya?
Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Kelihatannya masalah sex ini mirip dengan masalah pisau; jika kita gunakan dengan tepat maka kita bisa makan ayam goreng atau sate kambing. Tapi kalau salah menggunakannya kita bisa makan nasi dengan ikan asin saja didalam penjara. Iya, nggak?!

Dari sini kita bisa melihat tujuan mulia yang pertama-tamanya jelas untuk menyembelih ayam atau kambing. Sebab nggak mungkin ada orang yang senang makan ikan asin dalam penjara gara-gara membunuh orang dengan pisaunya, ‘kan?! Jadi, jika ada orang masuk penjara gara-gara membunuh orang, ini jelas merupakan penyalahgunaan. Bukan merupakan tujuan dari pembuatan pisau tersebut.
Ya jangan salahkan pisaunya kalau begitu.

Saya mendapati, semua hal yang tidak digunakan sebagaimana mestinya, pasti menimbulkan kerusakan dan kerugian. Bener, nggak? Mobil bensin diisi dengan solar atau mobil solar diisi dengan bensin, rusak nggak?!

Karena itu sex itu baik. Alat sex kita itu baik. Nggak ada alat sex kita yang bisa nyelonong sendiri jika bukan akal pikiran kita yang mengendalikannya. Bener nggak?! Karena itu, manakah yang harus kita sehatkan? Alat sex kita atau otak kita?!

Kalau kita tahu pisau itu tajam dan membahayakan, ya kita perlu semakin berhati-hati membawanya. Kalau kita tahu dahsyatnya hawa nafsu kalau sudah menguasai kita, ya jangan main-main dengan memancing-mancingnya. Sebab kalau hawa nafsu itu sudah naik ke ubun-ubun, maka mata kita menjadi gelap pekat, jadinya nekat, lalu tahu-tahu kita sudah berada didalam penjara. Maka kesenangan yang hanya beberapa menit saja harus ditebus dengan penyesalan yang bertahun-tahun.

Saya mendapati kesusahan-kesusahan yang diakibatkan oleh penyalahgunaan sex ini, antara lainnya:

a. Lahirnya anak-anak haram; padahal yang salah orangtuanya, tapi anak-anak yang tidak berdosa menjadi korban; ada yang dibunuh ketika didalam kandungan, ada yang dibunuh ketika lahir, dan lain-lain. Jikapun menjadi besar, dia akan dijadikan olok-olokan temannya.

b. Terjadinya kasus perkosaan; betapa hancurnya jiwa perempuan yang mengalami peristiwa ini; selain menderita terhina dan malu, bisa jadi akan diputuskan oleh pacarnya atau diceraikan oleh suaminya, dan lebih jahat lagi kalau sampai terjadi kehamilan. Ini bisa membuat seorang perempuan berlaku keji terhadap janin/bayinya; aborsi, pembunuhan ataupun membenci anaknya.

c. Penyakit-penyakit kelamin; virus HIV yang mematikan.

d. Penyimpangan seksual; Homo, lesbian, banci, dan lain-lainnya. Kejiwaan yang sudah rusak, menjadi bebannya seumur hidup.

e. Kemunafikan; Jika anda orang baik-baik yang memiliki kebiasaan ke pelacuran, akibatnya anda menjadi seorang yang munafik. Satu tubuh dengan dua jiwa; ini adalah beban psikologis yang berat bagi anda. Disatu tempat anda harus pura-pura sebagai orang baik, tapi ditempat yang lainnya anda adalah orang yang brengsek.

f. Perselingkuhan; ini juga suatu beban psikologis yang berat. Hidup dibayang-bayangi dengan ketakutan. Resikonya; rumahtangga berantakan dan penjara.

g. Neraka; kelihatannya semua agama sepakat bahwa penyalahgunaan sex merupakan dosa.

Karena itu, kalau menurut saya, alangkah baiknya jika kita memperlakukan sex ini secara biasa-biasa saja, nggak usah dibesar-besarkan, dijadikan seolah-olah tujuan utama hidup kita. Ngapain kita mendengarkan perkataan orang-orang yang bodoh yang nggak mikir jauh, yang mengidentikkan kesenangan hidup itu pada sex melulu.

Kesenangan itu bukan kebahagiaan. Kesenangan itu bagian dari kebahagiaan. Karena itu senang tidak mesti bahagia, tapi bahagia sudah pasti menyenangkan.

Setiap orang yang mengejar kebahagiaan akan mendapatkan kesusahan. Sebab kebahagiaan itu bukan untuk dikejar. Kebahagiaan itu merupakan akibat atau hasil dari buah pikiran yang benar. Karena itu kejarlah buah pikiran yang benar, maka kebahagiaan akan menjadi bagian anda.

Adapun buah pikiran yang benar itu adalah menempatkan segala sesuatu menurut tempatnya. Jangan mengenakan sepatu untuk kepala dan topi untuk kaki; kesalahan yang demikian inilah yang akan menyusahkan.

Buah pikiran yang benar itu terdiri dari berpikir yang benar, berkata-kata yang benar dan berbuat yang benar. Dan dengan berpegang pada ketiga hal tersebut anda bisa hidup tenang di belahan dunia yang manapun. Sebab tidak ada hukum yang menentang ketiga hal tersebut.

Source : http://bloghakekatku.blogspot.com/2013/05/sex.html

Tag:,

About mjundi

aslibetawi rawabelong, hobby berpetualang, baca buku, olahraga, and wirausaha dll dech

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: