Berita Tentang Alam Barzakh

Untuk kita renungkan sahabat. Saat ku membuka dan membaca Terjemah Kitab Ringkasan Hadis Shahih Bukhori halaman 322 bab Tentang Jenazah. Aku terhentak, kaget dan takut hingga membangunkan bulu kuduk saat membaca hadis Nabi Saw, betapa dasyat siksa kubur bagi orang-orang yang menyimpang (maksyiat) dari perbuatan kebaikan yang Allah perintahkan. Hingga aku termenung dan kembali Intropeksi diri, dari apa yang selama ini telah ku lakukan. khawatir perbuatan ini menimpa diriku kelak. Perbuatan apa yang begitu dahsyat siksanya di alam kubur itu ?  berikut ku tuliskan kembali catatan hadis tersebut. Semoga dapat menjadi renungan kita serta  Allah SWT memberikan Taufik dan Hidaya Nya kepada kita semua. Amin

Diriwayatkan dari Samurah bin Jundab r.a., dia berkata: Seusai sholat subuh biasanya Nabi Saw. Menghadap kepada kami, lalu beliau bertanya, “Siapa di antara kalian yang tadi malam bermimpi ?” Jika ada seseorang yang bermimpi, dia menceritakan mimpinya kepada Rasulullah Saw., kemudian beliau mengucapkan Maa sya Allaah,. Pada suatu hari beliau bertanya kepada kami, “Siapa diantara kalian yang tadi malam bermimpi ?” Kami menjawab, “Tidak ada”. Rasulullah Saw. Bersabda, “Tadi malam aku bermimpi, dua orang laki-laki mendatangiku, kemudian mereka memegang tanganku dan membawaku keluar sampai berada di tanah suci. Di situ ada seseorang yang duduk dan ada seorang lagi berdiri dengan memegang pengait besi yang dia tusukkan ke mulut orang yang duduk tersebut sampai merobek pipi rahangnya hingga tembus ke tengkuknya. Dia berbuat seperti itu pula sampai merobek rahang dan pipi yang lainnya. Setiap kali rahang dan pipi orang itu pulih kembali, dia menusuknya lagi seperti itu tanpa henti. Aku (Rasulullah Saw) bertanya, “Siapa ini ?” ‘Teruskan perjalanan!’ kami pun sampai menjumpai seseorang yang berbaring dan di dekat kepalanya ada seseorang yang berdiri dengan memegang batu besar yang dia hantamkan untuk meremukkan kepala orang yang berbaring tersebut. Seusai dihantamkan batu itu memental, sementara kepala orang itu pulih kembali, maka batu tersebut kembali menghantamnya lagi, begitulah berulang-ulang tiada henti. Aku (Rasulullah Saw) bertanya, ‘Siapa ini’ ?” Kedua orang yang mengajakku menjawab, ‘Teruskan perjalanan!’ Kami pun melanjutkan perjalanan sampai menjumpai lubang seperti tungku api, bagian atasnya sempit dan bagian bawahnya lebar. Di bawah lubang itu ada api yang berkobar. Ketika nyala api membesar, orang-orang yang ada di lubang api itu terangkat sehingga hampir saja terlempar. Ketika nyala api mereda mereka kembali ke posisi semula. Mereka terdiri dari orang-orang laki-laki dan perempuan yang semuanya telanjang. Aku tanyakan’ ’Siapa mereka itu ?” Kedua orang yang mengajakku menjawab, ’Ayo teruskan perjalanan !’ Kami pun melanjutkan perjalanan sehingga kami mendapati sungai darah yang di dalamnya terdapat seorang berkubang hampir tenggelam, sementara di pinggir sungai ada orang lain yang bersiap-siap dengan sejumlah batu. Setiap kali orang yang berada di dalam sungai itu hendak naik ke daratan, orang yang berada di pinggir sungai tersebut melemparnya dengan batu tepat mengenai mulutnya sehingga dia terjerembab ke posisinya seperti semula dan demikian itu  tidak henti-hentinya. Aku bertanya, ’Siapa orang itu ?’ kedua orang yang mengajakku menjawab, ’Teruskan perjalanan !” kamipun melanjutkan perjalanan sehingga kami tiba di sebuah taman yang rindang menghijau yang di dalamnya terdapat sebatang pohon besar. Di bawah pohon itu ada seorang laki-laki tua bersama anak-anak. Di dekat pohon itu ada seorang laki-laki menyalakan api di depannya. Kedua orang yang mengajakku, membawaku naik keatas pohon dan mengajakku masuk ke sebuah rumah yang tak tertandingi keindahannya. Di dalam rumah itu terdapat beberapa orang laki-laki tua, orang-orang muda dan para wanita, serta anak-anak. Setelah itu aku di bawa keluar oleh dua orang yang mengajakku, kemudian keduanya membawaku naik ke atas sebatang pohon,lalu keduanya membawaku masuk ke dalam sebuah rumah yang lebih indah dan lebih besar daripada rumah sebelumnya. Di dalam rumah itu terdapat orang-orang lanjut usia dan orang-orang muda. Aku berkata kepada dua orang yang mengajakku, ”Kalian berdua telah mengajakku berkeliling sepanjang malam, sekarang beritahukanlah kepadaku apa yang telah aku lihat!” Keduanya mengatakan, ”Baiklah. Orang orang yang kau lihat pipi dan rahangnya di robek itu adalah pendusta yang berkata dusta dan menyebabkan tersebarnya kedustaan ke segala penjuru dunia, maka dia di siksa seperti yang kau lihat tadi hingga hari kiamat. Orang yang kepalanya di remukkan itu adalah orang yang diberi kepahaman oleh Allah tentang Al-Qur’an, namun dia tidur saja ketika malam tanpa membacanya dan perbuatannya tidak sesuai dengan Al-Quran, maka dia di siksa seperti yang kau lihat tadi hingga hari kiamat. Orang-orang yang disiksa di dalam lubang seperti tungku tadi adalah para pezina. Orang yang kau lihat ditenggelamkan di dalam sungai darah tadi adalah pemakan riba. Laki-laki tua yang berada dibawah pohon tadi adalah Ibrahim a.s, sedangkan anak-anak di sekelilingnya adalah arwah manusia, adapun orang yang menyalakan api tadi adalah malaikat Malik, penjaga neraka. Rumah pertama yang kau masuki tadi adalah rumah orang – orang beriman secara umum, sedangkan rumah yang terakhir tadi adalah rumah orang-orang yang mati syahid. Aku yang mengajakmu adalah Jibril, sedangkan temanku ini adalah Mikail. Sekarang angkatlah kepalamu !” Aku (Rasulullah Saw) pun mendongakkan kepalaku, tiba-tiba di atasku ada semacam awan. Jibril dan Mikail mengatakan, “Itulah rumahmu”. Aku berkata, “Izinkan aku memasuki rumahku itu!” kata keduanya,”Masih ada sisa usiamu yang belum kau Jalani. Kalau kau sudah menyempurnakan sisa usiamu kau akan masuk ke rumahmu itu.”(Hadis ini di riwayatkan oleh Bukhari, hadis nomor: 1386)

Semoga Allah mejaga kita dari perbuatan para penyebar kedustaan di dunia, penghafal Alqur’an yang lalai, para pezina dan pemakan riba. Serta menyelamatkan kita dari azab kubur –Nya (Naudzubillah min dzalik). Dan Allah jadikan kita para penghuni syurga-Nya kelak.Amin



Tag:, , , , , , , , , , , ,

About mjundi

aslibetawi rawabelong, hobby berpetualang, baca buku, olahraga, and wirausaha dll dech

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: